PKS Surabaya Rapatkan Barisan Jelang Munas 2 PKS
Mendekati pelaksanaan Musyawarah Nasional (MUNAS) ke-2 Partai Keadilan Sejahtera, Pengurus PKS Se Surabaya lakukan Rapat Akbar Pengurus. Konsolidasi yang dihadiri oleh 300 orang Ketua Dewan Pimpinan Cabang (Setingkat Kecamatan) dan Ketua Dewan Pimpinan Ranting (DPRa) se Surabaya ini, membahas tentang masukan yang akan disampaikan dalam pembahasan even nasional 5 tahunan PKS ini. Ketua DPD PKS, Ibnu Shobir, mengatakan, seluruh ketua DPRa dari 163 kelurahan dan 31 Ketua DPC atau kecamatan , sepakat akan meningkatkan pengokohan struktural sampai ke tingkat ranting, RW dan RT. Karena itu, segala masukan dan usulan mereka, akan dibawa dalam Munas yang akan berlangsung 16-20 Juni mendatang di Jakarta.
Ribuan orang tumplek blek di Gelora Pancasila, Hari Ahad 30 Mei 2010. Hari itu, 6000 orang yang ditugaskan sebagai saksi dalam pemilukada Surabaya, mengikuti konsolidasi apel kesetian saksi. Mereka mengucapkan ikrar yang merupakan janji setia untuk menyukseskan pemilihan walikota Surabaya yang akan berlangsung tanggal 2 Juni mendatang. Tidak hanya itu, mereka yang berasal dari 163 kelurahan dan 31 kecamatan itu juga siap menggelorakan suara perubahan di kota yang kini merayakan Hari Ulang Tahun yang ke 717.
Fandi Utomo pun siap mengoptimalkan potensi Surabaya sebagai pusat perdagangan nasional dan global. Sebab, jika ditilik dari letak geografis, Surabaya berada di daerah pantai dan di tengah-tengah Indonesia. Fandi juga siap membawa Surabaya melampaui Singapura. Misi besar tersebut diungkapkan Fandi dalam diskusi bertajuk Menakar Ekonomi Surabaya (21/5). Fandi, satu-satunya calon walikota yang tampil bersama Wakil Menteri Luar Negeri Triyono Wibowo dan Dubes Indonesia untuk Singapura Ali Wardana, membedah visi pembangunan ekonomi Surabaya.
Dukungan untuk Fandi Utomo terus mengalir. Termasuk kaum perempuan yang selalu mendambakan perubahan. Ibu-ibu majelis taklim, anggota dan pengurus organisasi kewanitaan, para pedagang, pelaku usaha kecil dan menengah, semua merindukan perubahan. Harapan akan perubahan pendidikan berkualitas bagi anak-anak mereka. Harapan akan anak-anak dan keluarga yang hidup dalam kota yang sehat dan nyaman. Juga harapan akan kemudahan dalam mengakses pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan mental bagi generasi muda.
Hari selasa, 25 Mei, giliran Calon Walikota Fandi Utomo menggelar kampanye akbar. Kampanye putaran kedua ini, digelar dengan model yang unik, bukan dengan arak-arakan massa, atau rapat akbar terbatas. Ketua Divisi kampanye Tim Pemenangan Fandi Utomo, Ibnu Shobir mengatakan, kampanye FU-Bustami, akan dikemas dengan kunjungan relawan ke rumah-rumah warga. “ ribuan relawan FU akan disebar di setiap kelurahan, menyusuri rumah di setiap kampung dan gang untuk berkunjung silaturrahim menyapa dan mendekatai jutaan warga Surabaya. “ ujar Shobir. Kampanye model ini, lanjut jetua DPD PKS ini dinamakan Gerakan Silaturrahim 2 Juta Suara.
Partai Keadilan Sejahtera optimis pasangan Fandi Utomo dan Yulius Bustami menang. Hal ini didasarkan pada kesiapan mesin kader PKS yang akan mendapatkan penugasan direct marketing ke warga Surabaya mulai bulan ini. Ketua DPD PKS, Ibnu Shobir mengatakan, model pemilih PKS memang rasional, dan membutuhkan sentuhan direct marketing sebagaimana yang selama ini dilakukan di pileg, pilgub dan pilpres yang lalu. Setelah kepastian nomor urut sudah didapatkan oleh pasangan Fandi – Yulius dari KPU , sosialiasi direct marketing model door to door dilakukan oleh kader dan relawan PKS. “ Mulai pekan ini,kader dan relawan PKS akan turun ke bawah mensosialisasikan FU BUSTAMI beserta nomor urutnya, Kita optimis, bulan ini sudah 100 % target suara akan didapatkan, bahkan lebih. “ paparnya. 





