Saat Ini, Tiga Ribu Aktivis PKS Surabaya Kecam Kebrutalan Israel
Surabaya, RMOL. Penyerangan tentara Israel terhadap kapal kemanusiaan, Mavi Marmara, yang membawa makan-makanan dan obat-obatan pada Senin (1/6) dini terus menuai kecaman dari berbagai pihak.
Saat ini (Minggu, 6/6) sekitar tiga ribu kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surabaya menggelar aksi solidaritas “Save Palestine” di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubenur Suryo Surabaya Jatim. Massa partai dakwah ini melakukan long march dari Taman Apsari, Grahadi menuju Tugu Bambu Runcing dan kembali ke Taman Apsari. Aksi itu sebagai bentuk solidaritas warga Surabaya kepada Palestina.Dalam orasinya, Ketua DPD PKS Surabaya, Ibnu Shobir, mengajak masyarakat untuk peduli Palestina, terutama pasca kebrutalan serangan Israel terhadap Freedom Flotilla di atas kapal Mavi Marmara.
“Rakyat Palestina harus dibantu dan diselamatkan. Bebaskan Palestina,” pekik Ibnu yang disambut teriakan massa PKS lainnya.
Dalam aksinya, massa PKS ini juga melakukan penggalangan dana dengan membawa kotak coklat. Sekitar 30 Kader DPD PKS Surabaya bertindak mengumpulkan sumbangan dari tiga ribu kader lainnya yang akan disalurkan kepada rakyat Palestina.
Selain itu, demonstran juga meminta PBB untuk bertindak tegas dan memberikan sanksi kepada Israel, serta menekan Israel agar membuka blokade atas wilayah Gaza. Selain itu, dalam keterangan resmi yang diterima Rakyat Merdeka Online, PKS juga mendesak Pemerintah Indonesia agar segera melakukan diplomasi yang kuat untuk menyatukan negara-negara muslim guna mengakhiri penjajahan Israel di Palestina. [zul]
sumber : Rakyat Merdeka, 6 Juni 2010






